2M

MUDA MENANG

MUDA merupakan simbol dari ide segar, keberanian, dan energi maksimal. permasalahan bandung ini cukup rumit. bila didekati dengan cara yang rumit atau dengan pihak yang sudah terlanjur terlibat dalam kerumitan, tidak akan menemukan solusi.
sehingga harus didekati dengan pendekatan yang sederhana dan tentu saja segar. misalnya, jalankan saja mekanisme zakat secara menyeluruh dan konsisten. sederhana tapi segar. ide segar seperti itu adalah khasnya kaum muda. lihat menjamurnya distro di kota bandung. itu adalah ekspresi anak muda.
ide sehebat apapun tidak pernah berarti apa-apa ketika tidak berani dijalankan. tan malaka pernah menulis “keputusan 1/2 benar tetapi dengan gembira dikerjakan oleh seluruh anggota lebih baik daripada keputusan yang baik sekali tapi dikhianati 1/2 anggota”. anak2 muda lebih memiliki karakter berani untuk menjalankan sesuatu. ide yang yang sesederhana apapaun ketika dikejakan dengan berani, dijalankan, dipikirkan lagi, dikerjakan lagi, dievaluasi lagi. tentu akan memberikan perubahan dan tentu saja perbaikan.
berbeda dengan kaum tua yang dengan segudang pengalamannya malah membuatnya terlalu banyak menimbang, terlalu banyak khawatir, dan mungkin melahirkan keputusan yang ngambang atau bahkan lambat. malah kadang-kadang gara-gara berpengalaman, maka lebih jago membuat kamuflase. sehingga perbaikan seolah-oleh terjadi padahal hanya pencitraan saja.
menghadapi situasi penyelamatan ini memang dibutuhkan keputusan yang strategis, berani dan bersih dari kepentingan personal atau kelompok. dengan serba urgent dan mendesaknya permasalahan2 itu diperlukan orang yang bebas dari pengaruh dan memiliki ide segar dan keberanian menjalankannya.
sesungguhnya solusi itu tidak usah njelimet. sederhana, strategis, dan mudah ditangkap semua orang. yang terpenting adalah ada kekuatan, stamina dan vitalitas untuk mendorongnya sampai terwujud. bagi kaum muda, dari mulai ketahanan fisik, idealisme dalam bersikap, sampai kepada mental ngototnya merupakan sebuah kekuatan untuk mendorong suatu ide sampai terlaksana.

Sepanjang sejarah, ketika terjadi perbaikan dan perubahan misalnya kebangkitan nasional, sumpah pemuda, proklamasi, dsb selalu dimulai dengan berperan dan majunya kalangan muda ke pentas permasalahan realitas kehidupan ini. diberikannya porsi yang lebih luas dan lebar kepada kalangan muda membuatnya berkesempatan melakukan perubahan yang mendasar, berarti dan tegas.
hambatan dan tantangan untuk majunya kalangan muda ini memang wajar untuk diberikan oleh lingkungan atau kalangan tua. tapi itu memang dalam rangka untuk melahirkan mereka dengan kapasitas yang lebih siap. namun secara prinsip mereka memang harus tampil. karena dengan tidak tampilnya mereka, maka menjauhkan solusi itu hadir ke tengah-tengah kita. karena sejarah telah membuktikan, demikianlah adanya. demikianlah aturan alam ini menentukan sikapnya.
maka majunya kaum muda untuk mengambil peran besar dalam perbaikan adalah pemikiran dan prinsip yang harus senantiasa kita ekspresikan dalam pilihan-pilihan penentuan sikap kita. menghambat kaum muda untuk mulai mengambil posisi kunci hanya melambatkan terjadinya proses perbaikan.

MENANG, hakikatnya adalah mereka memang siap dan bakal siap melakukan perbaikan. biasanya kita memandang masa depan hanya dengan penilaian saat ini atau masa lalu. sesungguhnya masa depan itu sangat memungkinkan terjadinya perubahan. asal mereka memiliki modal untuk perubahan itu.
dulu Abu Syauqi ditengah-tengah masyarakat tidak berarti apa2. ketika awal-awal mendirikan lembaga zakat juga belum terlalu memberikan arti apa2. tapi kalau kita membicaran rumah zakat hari ini sudah banyak ide2 besar yang dulu dianggap muluk2, sekarang orangn berbondong-bondong membuatnya. apakah itu lembaga zakatnya, apakah itu program gratisannya, dsb.
ust Anis Matta pernah menyampaikan bahwa “perubahan2 besar dalam sejarah pada mulanya seperti kabut yang menghalangi cahaya matahari turun ke bumi. itu yang membuat banyak orang ragu melakukannya. akan tetapi, apabila masyarakat sudah mulai resah akibat lilitan berbagai macam problema, percayalah bahwa keresahan itu adalah awal dari ledakan energi peradaban.”
memenangkan kaum muda memang seperti memandang sesuatu yang gelap. tidak ada track record yang menjamin dan tidak ada hipotesis yang secara sistematis sekedar memberikan logika hubungan dengan keberhasilan. maka betu2 atas dasar keinginan dan kebutuhan yang kuat akan perubahan kepada perbaikan sajalah yang mendorong kita memenangkan mereka. memenangkan mereka untuk diberikan kepercayaan bahwa mereka mampu dan akan kita dukung bersama dengan terlibat aktif dalam penyelesaian setiap permasalahan.

~ by VIQEN on July 18, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: