MENYAMBUT KEKALAHAN 0-3

Ucapan menyambut kemenangan terus didengungkan. Kegembiraan mengakhiri Ramadhan terus berkumandang.

Sejatinya, Ramadhan adalah bulan yang dinanti berarti bulan yang tidak senang bila kita ditinggalkan. Cara umat Islam melalui Ramadhan yang ada seharusnya mempertanyakan, kemenangan apa yang diraih???

Illustrasi kekalahan sudah disampaikan di blog ini sebelumnya…

https://trendibandung.wordpress.com/2008/09/06/ruhiyah-dan-rupiah-di-ramadhan-penuh-berkah-2/

Menyambung yang disampaikan hakimaza pada komentar di artikel tersebut:

Muslim dengan segala hawa nafsunya mendapat perlawanan sengit di bulan Ramadhan ini. Sampai-sampai kedudukan selalu sama tiap tahunnya. 0-3 untuk Muslim. Tiap tahun ada pertandingan ulang, hasilnya selalu sama.
Latihan yang giat selama 11 bulan adalah kunci jawabannya. Kita hanya berlatih selama sehari-dua hari sebelum penyelenggaraan Copa Romadhona. Paling banter setengah bulan atau paling pol 2 bulan sebelumnya. Lalu, yang 9 bulan kita berleha-leha dengan kenikmatan duniawi.

Saya jadi ingat, bahwa Rasulullah dan para sahabat mempersiapkan Ramadhan tahun ini pada 1/2 tahun yang ada. Dan mempersiapkan Ramadhan berikutnya di 1/2 tahun nya lagi. Jadi Ramadhan jangan dipandang berdiri sendiri. Suatu momentum yang terlepas dari rangkaian perjuangan hidup kita seumur hidup.

Maka saya coba merangkaikannya sebagai berikut:

1. Isra Mi’raj adalah mempersiapkan VISI. Hasil akhir yang diraih adalah kita menjadi pribadi yang SYUKUR terhadap masa lalu dan OPTIMIS terhadap masa depan. Paradigma berpikir memang akan merubah hidup seseorang.

2. Ramadhan adalah membentuk KAPASITAS. Proses yang terjadi adalah bersahut-sahutannnya ilmu dan amal. Belajar kemudian berbuat, dan belajar lagi dan berbuat lagi. Sehingga melahirkan manusia yang BERKEMAMPUAN dan PRODUKTIF.

3. Qurban adalah membentuk karakter AKSI. Proses ini mendorong muslim untuk ekspansif. Berani masuk ke wilayah-wilayah baru. Mencoba tantangan-tantangan baru. Dengan momentum ini maka akan mendorong manusia yang BERANI dan SIAP BERKORBAN.

4. Hijrah adalah menunjukkan EKSISTENSI. Dari rangkaian pembentukan visi, kapasitas dan aksi maka akan menunjukkan bagaimana eksistensi seorang muslim seharusnya. Keberanian dan pengorbanan yang dilakukan dalam serangkaian aktivitas sepanjang tahun seperti di atas maka akan melahirkan sebuah eksistensi seseorang menjadi pribadi yang MANDIRI dan MERDEKA. Disinilah tercipta kemenangan itu.

Untuk kita renungkan bersama. Semoga Ramdhan ini tahun terakhir kita menderita kekalahan. Kita sambut Ramadhan tahun depan dengan rencana yang utuh, terstruktur dan sistematis MEMENANGKAN PERTARUNGAN ABADI INI.

~ by VIQEN on September 26, 2008.

18 Responses to “MENYAMBUT KEKALAHAN 0-3”

  1. Amin.. Sebagai manusia biasa yg di penuhi hawa nafsu, serta iri dan dengki yg menghiasi jiwa ini akan lebih mulia bila selalu berusaha menjadi yg lebih baik untuk kehadirat-Nya… jangan hanya menerima “kekalahan” itu😉
    Kita harus yakin dan optimis, bila kekalahan hanya 0-3 mungkin sbg manusia yg baik akan mengejar kekalahan itu di waktu berikut²nya…

    SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429 H
    Mohon Maaf Lahir dan Batin

  2. keduaxxx…
    jangan sampai kita terus menyambut kekalahan demi kekalahan..
    mari bangkit, dan menangkan!!!

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H
    MINAL AIDIN WAL FAIDZIN…
    MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN…

  3. semoga saya bisa menaklukannya…
    semoga saja… AMIN

    ohy hari kemenangan dah semakin mendekat nih: Mohon Maaf lahir bathin

    regard

  4. Kemenangan hanyalah bagi muslimin/muslimat yang mampu mengisi Ramadhan dengan ibadah yang konkret dan terus mengamalkan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di hari-2 ke depannya.

  5. aku selalu kalah..hik…hik..
    setan t’lah dibelenggu…
    tapi aku kadang menjadi setan untuk diriku sendiri…
    kuharap jika “ia” datang lagi…
    aku bisa menang atas diriku sendiri..

  6. *garuk garuk*
    gak mudeng aku

    BTW salam kenal

  7. amiiin, jadikan setiap ramadhan merupakan momentum untuk meperbaiki amal ibadah secara trus menerus dengan konsisten, mudah2an kita semua diberi umur untuk menyambut ramadhan berikutnya, mohon maaf lahir batin pak ^^

  8. Amiinn… Aq kan selalu merindukan ramadhan…ramadhan yang akan datang… hikz… hikz….

  9. Amin,
    Berat dan sedih hati meninggal ramadhan 1249 H ni karena ada kenikmatan di bulan suci. Dan selalu dinantikan setiap tahunnya.
    Tahun depan… masih tanda “?”.
    Mudah-mudahan kita dapat menyambutnya di tahun 1250 H.
    mohon maaf lahir bathinbila tersilap kata.
    wassalam

  10. Meski lebaran masih beberapa hari lagi sie minta maaf ya kalau punya salah kata ataupun persepsi selama kita kenal di dunia blogging ini ^o^
    SELAMAT MENYAMBUT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429 H
    Mohon Maaf Lahir Bathin dimaafin yaaa

  11. Andai tangan tak sempat menjabat,
    Andai kaki tak sempat mengayun,
    Terimalah ucapan ini sbg pengganti diri.
    Selamat Idul Fitri 1429 H.
    Saya Mohon Maaf lahir dan bathin.

  12. Wilujeng boboran Syiam, Kang !!!
    semoga kita semua kembali ke fitrah di hari kemenangan ini…..Amin…

  13. Selamat hari raya idul fitri 1429 H mohon maaf lahir dan batin. Semoga qta masih berkesempatan berjumpa ramadhan pada tahun yang akan datang.

  14. Apapun hasilnya, smoga lebaran tahun ini menjadikan orang yg fitrah, dan saling memaafkan. Minal Aidin Walfaidzin.

  15. Yang saya pahami samapi sekarang, baru sampai saat kita benar-benar sadar dalam menjalani Ibadah dalam keadaan Islam, Iman dan Ihsan, maka pada akhir ramadhan kita kembali Fitri. Suci dari segala dosa….

    Pertanyaannya: Apakah kita sudah memenuhi syarat untuk masuk ke kategori suci?🙂

    Salam….

  16. Kadang, ungkapan menyambut kemenangan yang ada di mana: di tivi, koran, majalah, kartu ucapan, juga di sms selamat lebaram, kesannya seperti untuk sekedar menyenangkan hati saja. Benar ga sih; kita (esp: saya) menang atas hawa nafsu? Saya sendiri,,, yakin tidak.

  17. […] https://trendibandung.wordpress.com/2008/09/26/menyambut-kekalahan-0-3/ […]

  18. Sip….setuju mas, makenye nggak ada kate2 kemenangan di blog gue.
    andai seorang muslim itu tahu akan keindahan Ramadhan, niscaya mereka inginkan ramadhan itu sepanjang tahun.

    dan ucapan2 kemenangan2 tsb adalah sebuah budaya latah yg di kumandangkan oleh media massa terutama tv.

    moga semua ibadah yg kita lakukan sepanjang ramadhan terjaga hendaknya sampai 11 bulan akan datang. karena 1 bulan ramadhan adalah sebuah proses Tarbiyah / pendidikan ruh,jasad dan fikiran.

    Dan KEMENANGAN SEJATI adalah KETIKA KITA DI PUTUSKAN DI PENGADILAN ALLAH MASUK SURGA.

    ITULAH KEMENANGAN YANG BESAR.

    thanks, atas komennya mas, membuat sy Tergugah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: