KUASAI DIRI, KUASAI NEGERI

 

Ketika Anda tidak berkuasa artinya Anda dikuasai. Ketika Anda dikuasai maka itu bukan fitrahnya sebagai manusia. Manusia terlahir untuk memiliki kekuasaan dan dengan kekuasaannya dia bertindak untuk memberikan manfaat. Silakan Anda rasakan sendiri, hidup atau bekerja dalam pengaturan orang lain. Segala diatur, segala dikontrol, segala diperintah, pokoknya ”kaulah segalanya” deh. Gimana rasanya ya…

 

Harus Miliki Kekuasaan

Betul, ngga usah nanya, kenapa Anda harus memiliki kekuasaan. Allah menunjukkan dalam asmaul husna salah satu sifatnya tentang memiliki kekuasaan ini. Artinya, Anda sebagai wakil Allah di muka bumi ini tentu harus pula memiliki kekuasaan. Gimana mau bermanfaat dan memakmurkan alam semesta kalau Anda tidak memiliki kekuasaan.

Kenapa harus bermanfaat dan memakmurkan alam semesta?

Lho, bukannya Anda pengen dan harus masuk surga? Soalnya kalau ngga ke surga ya pasti, ke neraka dong. Ngga ada tuh neraka rasa surga. Atau surga yang alakadarnya, yang boleh panas-panas dikit, atau rada blangsak sedikit.

Untuk surga sebagai puncaknya kesempurnaan dan puncaknya kekagetan, maka Anda harus meraihnya dengan amal yang super manfaat dan memakmurkan alam semesta dengan energi maksimal dan habis-habisan. Ngga bisa dengan waktu, tenaga, pikiran, dan keinginan yang biasa-biasa saja, seadanya, atau hanya mengugurkan tugas.

Untuk itulah Anda harus berkuasa. Karena kekuasaan mengkalibrasi energi Anda berlipat-lipat. Anda menguasai sebuah sumber daya dari Allah yang kemudian dipakai untuk menjadi sarana menjalankan rencana Allah di muka bumi. Itulah prestasi yang nanti akan Anda tunjukkan kepada Allah. Nanti Allah mau beli ngga?

Bagaimana mungkin menjual diri Anda kepada Allah ketika tidak memiliki nilai lebih atau keunggulan atau prestasi sedikitpun. Dan bagaimana jadinya bila Anda tidak berhasil menjual diri Anda kepada Allah. Mungkin Anda akan diborong sama penjaga neraka.

Salah satu yang bisa membuat harga Anda meningkat adalah kekuasaan yang Anda miliki. Dengannya Anda bisa mewakili Allah di muka bumi ini. Maka, sekali lagi, tidak usah Anda bertanya, untuk apa saya harus berkuasa? Tapi mulailah Anda bertanya, apalagi yang harus saya kuasai?

 

Bagaimana Memiliki Kekuasaan

Sejatinya, kekuasaan itu berisi tentang power. Tidak mungkin transfer sebuah power dilakukan tanpa power atau kekuatan. Artinya, kekuatan harus didapat dengan kekuatan. Sangat salah ketika kekuasaan itu diberikan begitu saja. Hal itu mencederai dan merusak hakikat sebuah kekuasaan. Nanti pemilik kekuasan menjadi tidak punya power, lemah dan salah dalam menjalankan kekuasaan tersebut.

Kekuasaan itu memang berada dalam suasana perebutan yang panas. Sehingga penguasaannya adalah hasil dari pertarungan kemampuan. Dan mereka yang pantas yang memegang kekuasaan itu. Kalau Anda merasa pantas berkuasa karena visi dan kapabilitas Anda, maka rebutlah dengan perjuangan Anda. Dengan tantangan dan beratnya rintangan itulah Anda akan berkuasa dengan baik, bahkan lebih baik.

Sehingga Anda berkuasa atas kapabilitas Anda. Anda berkuasa karena kemampuan Anda. Berkuasa sebagai ekspresi keyakinan akan sukses yang Anda miliki.

Itu dimulai dari Anda menguasai diri sendiri, Anda menguasai pekerjaan Anda, Anda menguasai tim kerja, Anda menguasai suatu unit bisnis, Anda menguasi beberapa bisnis, Anda menguasai serumpun bisnis, Anda menguasai kota, negeri, peradaban dan seterusnya.

Menguasai diri sendiri adalah bagaimana Anda menundukkan hawa nafsu dalam diri menjadi kepatuhan kepada semua jalan menuju kebaika. Suasana hati dan mental Anda akan mudah untuk takut terhadap masa depan dan selalu kecewa dengan apa yang ada. Ini yang berbahaya dan harus Anda taklukan.

Bila suasana hati dan mental Anda penuh dengan keyakinan bahwa masa depan bagaimana prasangka Anda sendiri. Maka Anda akan optimis dan akan terus bertindak dengan luar biasa. Ketika sabar melingkupi cara Anda memandang dan menjawab semua tantangan yang datang atas tindakan yang Anda ambil. Maka Anda akan lalui tantangan itu dan menjadi bekal untuk keberhasilan.

Dengan itu Anda akan menemukan Ilmu dan pengalaman. Anda menjadi pribadi yang ber’amal dengan ilmiah dan berilmu dengan ’amaliah. Dengan itu kemudian Anda akan siap melakukan penetrasi kepada hal-hal baru. Anda menjadi pemberani dan siap berkorban untuk menembus ketidaktahuan, ketidak mengertian, dan semua hal yang tidak jelas. Pengorbanan yang akan membuat pekerjaan yang tidak Anda mengerti sebelumnya menjadi Anda kuasai.

Ketika sudah dikuasai maka Anda akan menjadi pribadi yang mandiri atas segala urusan yang berkaitan dengan diri Anda. Urusan pekerjaan Anda, hanya Anda sendirilah yang paling mengerti dan bisa menghasilkan hasil yang memuaskan, buat Anda, buat tim kerja, buat perusahaan, buat konsumen, buat lingkungan, buat alam semesta. Dan itu semua pasti buat Allah SWT.

Pada saat itulah Anda merdeka dan memiliki kekuasaan. Sehingga, kuasai diri untuk kuasai negeri. Negeri pekerjaan Anda, negeri dunia Anda, dan pasti negeri akhirat Anda. Blogger yang dirahmati Allah. selamat menjadi RAJA!!!

~ by VIQEN on October 28, 2008.

12 Responses to “KUASAI DIRI, KUASAI NEGERI”

  1. setuju…, sering kali saya sulit untuk menguasai diri…, jadi bagaimana saya akan menguasai orang lain ketika saya masih sulit menguasai diri sendiri…

    saya terus belajar…

    terimakasih

  2. Hmmm betul menguasai diri adalah yang utama… (saya masih banyak kebobolan untuk soal itu, makasih ya… diingatkan)

  3. Kekuasaan untuk keadilan
    Kekuasaan untuk kesejahteraan
    Kekuasaan untuk kebaikan
    Kekuasaan untuk kedamaian

  4. kuasai nafsu dalam dada..kuasai setiap tutur kata agar terlantun merdu.. mungkin itu sedikit yang bisa gw lakuin saat ini… he..he.. nice postingan bro… siip

  5. kekuasaan bisa dimiliki dengan iman ( “ISLAM” ) dan ilmu ( “ISLAM” )
    otot dan materi adalah nombor selanjutnya karena semuanya sudah dalam lahir batin yang islami

  6. Inget RAJA jadi inget dadadam dadadam dadadam dadadam hehe..
    Btw, memang penting sekali untuk selalu belajar menguasai dan mengendalikan diri, karena itu emang susah untuk dilakukan🙂

  7. Artikel yang menarik…. Tetap menulis ya pak…
    jika berkenan, kunjungi blog sy ya ,
    Kemapanan finansial semoga dapat kita raih bersama, kuncinya :
    1. Positive thinking
    2. Analisa secara seksama sebelum ambil keputusan
    3. Ikhlas…..

  8. Bener !!

    Harus bisa menguasai diri dulu…
    Baru menguasai Dunia

  9. yang paling bisa memimpin dirinya adalah yg paling handal memimpin masayarakatnya🙂

    nuhun tulisannya bro

  10. susah banget yang namanya menguasai diri…..susaaaaaahhhhhhhhhhh banget😦

  11. wah rame bgt nih blog nya….

    salam kenal ya dr aku perempuan cantik n baek,ska bisnis lg…

    http://www.flextermania.co.cc/

    ada yang seru di blog ni lo…coba liat2 dech….join trs ngajak 2 orang bs dapet ratusan ribu bahkan miliaran,ada bonus sponsor 50rb/tmn yg diajak,trs ada bonus2 27.500 yang laen nya,dpt cci”kartu discon”.wah…mendingan baca sendiri biar ngerti bnyk….
    seru…
    aku aja tertarik,palagi kalian…

  12. […] Sumber : Klik disini deh […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: