Mari Sejenak Beristirahat di Sini

bicara luas permukaan memang bikin sibuk kesana kemari.. wara-wiri..
tapi kalau bicara kedalaman, memang bikin serius dan konsentrasi..
dan bayangkan… jika ada membran tipis di langit2 air, lalu satu titik di atas membran menekan ke kedalaman, maka seluruh membran ikut mblesek ke dalam, di konsetrasi titik itu. hilanglah dan berganti dengan seluruh air yang tak lagi berlangit-langit…

lalu bayangkanlah, jika di luas permukaan yg tak terhingga banyak titik-titik konsentrasi tuk ke kedalaman, wah.. langit-langit tipis itu mudah dihilangkan kan? dari pada sekedar berlarian di permukaan terus menerus..?

kebayang ga?

tuk sebuah arti, ga mesti berlari-lari
cukup terus teliti, memberi dengan setulus hati
dan akan terlihat dengan sendiri
terlalu banyak ekspektasi beresiko mengaburkan diri

Demikian saya dapatkan kalimat yang penuh inspirasi ini saya dari komen pemilik blog atas sebuah pertanyaan saya.

Mungkin kesederhanaan, kebersahajaan dan perenungan yang lebih mendalam harus lebih sering lagi kita lakukan. Ya, sederhana dalam menangkap syari’at ini sebagai bentuk kemuliaan maksud Tuhan untuk alam semesta ini. Kemuliaan ini tidak mungkin melalui jalan2 yang terlalu rumit dan berbelit-belit. Kadang2 keinginan kita yang berlebihan yang membuat permasalahan menjadi terlalu rumit dan terlalu banyak beban.

Muhammad SAW telah melalui hidup yang efektif bagi kehidupan manusia ini. Karena beliau telah mengawali semuanya dengan kesadaran dan pemahaman yang benar tentang Tuhan. Sehingga beliau benar-benar telah tepat mengambil esensi dari keinginan Dia. Dan kemudian bergerak atas esensi itu.

Kontemplasi yang memadai sangat dibutuhkan untuk mengenal betul pesan Tuhan atas keadaan alam semesta ini. Kontemplasi inipun harus langsung terarah untuk mengenal Tuhan. Adapun hal-hal lain adalah perujuk yang tetap harus mengantarkan kita kepada esensi itu. Agar kita tidak terjebak dalam perangkap pemahaman sempit, parsial atau bahkan pemahaman yang tidak Tuhan harapkan.

Sebetulnya, dengan pemahaman yang benar, maka kita akan rasakan bahwa perjuangan kita semakin seirama dengan alam semesta. Semakin beriringan dan seirama untuk mencipta harmoni dengan siapapun dan apapun. Dari logika-logika yang bertentangan akan memunculkan logika penghimpun yang mengakomodir dan memuaskan pihak-pihak yang berbeda itu.

Untuk itu, dari pergulatan pendapat yang selalu melelahkan. Dari perdebatan panjang yang terlalu sempit dan tidak jelas muaranya. Untuk segala penafsiran di ruang yang terlalu sempit yang mengorbankan nilai hidup kemanusiaan. Maka mari kita beristirahat sejenak, mencoba mem-parkir-kan hati kita.

Jangan sampai keyakinan yang ada dalam benak kita, tidak memperbaiki keadaan. Atau jangan-jangan tindakan dari keyakinan kita malah membuat keadaan semakin berantakan dan ngga karu-karuan. Sehingga kita semakin jauh dari esensi kehidupan kita. Semakin jauh dari rencana mulia dan sederhana dari penciptaan Tuhan atas alam semesta ini.

Maka mari beristirahat dulu di sini. Duduk-duduk dulu di sini. Saya seduhkan teh hangat manis sambil mencicipi makanan ringan yang sederhana. Kita mencoba mendudukkan semua kerumitan dalam kesederhanaan dan kebersahajaan.

~ by VIQEN on December 1, 2008.

5 Responses to “Mari Sejenak Beristirahat di Sini”

  1. nggak ada yang tidak mungkin kita lakukan untuk sebuah keinginan mulia yang sederhana tentang hidup ini. kerumitan dan keinginan berlebihan yang selalu membuat sesuatu menjadi nampak tidak mungkin.

  2. hehehe… hidup ini memang sesederhana itu sebenarnya ya mas? tafsiran kita sendiri yang membuatnya menjadi rumit dan berbelit2. saya minum teh hangatnya, hatur nuhun… -japs-

  3. Ikutan mampir, duduk, minum teh dan merasakan indahnya kesederhanaan..🙂

  4. aduucchh..ada teh maniez dan cemilan euy,..

    *duduk maniez*

    nikmati tehmaniez dan cemilan yan9 dus9uhkan..:)
    rehat sejenak dari kehidupan,nikmati hare inih…

    trimakasih untuk su9uhannya…:)

  5. […] Mari Sejenak Beristirahat di Sini […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: