P A S A R S U R G A

Bersiap dari jam 3 pagi dini hari, kembali hari minggu ini. Menutup kegiatan sepekan yang sudah cukup padat dengan berjualan di pasar kaget. Melelahkan, karena dengan memakai energi sisa dan lebih banyak aktivitas fisik.

Tapi sekarang lebih bisa dinikmati karena masa adaptasi dan masa menguasai tempat sudah dilewati. Akhirnya terasa lebih seperti sebuah tamasya hati menemui para pejuang sektor riil negeri ini. Bayangkan, dengan kemampuan seadanya mereka berdatangan untuk menjajal pertuntungan mereka.

Seperti biasa ketika saya menggelar dagangan di sana, saya selalu bilang, “kahiji!”. Itu adalah bahasa sunda yang artinya pertama. Bukan apa-apa, saya termasuk yang bisa mempersiapkan barang dagangan paling cepat dari yang lain. Ini karena saya selalu berpikir untuk menciptakan beberapa kepraktisan dalam proses yang dalam bahasa sunda lagi biasanya disebut “dadasar”.

Memang, selalu ada yang menarik kalau Anda perhatikan teknologi display yang mereka gunakan. Yang paling sederhana adalah menggunakan alas dari deklit. Kemudian barang dagangan ditata di atasnya. Ada juga yang memakai pipa paralon yang dibentuk sedemikian rupa sesuai untuk kebutuhan display barang dagangannya.

Tapi yang pasti serumit apapun mereka membuat display, selalu bisa dibongkar dan dibawa pulang dengan sebuah sepeda atau sepeda motor. Ada beberapa yang memang pulang menggunakan mobil atau nyewa angkutan kota. Seperti ibu yang jualan tepat di depan saya.

Sesaat selesai mempersiapkan barang dagangan hari masih cukup gelap, paling tidak belum terang bener deh.

“Bu, yang besar atau yang kecil?”

“Sebentar, yang kecil aza deh…”

Kemudian dia melemparkan sebungkus kantong plastik kecil ke meja tempat barang dagangan kami. Seperti biasa tukang plastik selalu muncul sebagai pertanda bisnis di setitik wilayah bumi ini akan segera dimulai.

Ya Allah, berilah senantiasa kelapangan rezeki kepada kami semua, para pedagang kaki lima yang mencoba mengais rezeki di minggu pagi ini. Merekalah para pejuang sektor riil. Mereka terus menggerakan ekonomi ini supaya lebih kencang.

Terlepas dari analisis ahli ekonomi. Terlepas dari pertaruhan para ahli politik. Tapi yang pasti dini hari ini mereka berangkat jam 10-12 nanti pulang harus dengan suatu hasil. Maka ayo teriak…

 

Belanja, belanja…

Lima ribuan, lima ribuan…

Jebred-jebred…

Liat dulllu, liat dulllu…

 

Suasana sebuah pasar kaget.

Tau ngga? Puncaknya kaget itu adalah surga.

Koq begitu?

Ya, iya. Sesuatu yang tidak pernah terbayangkan di dunia ini itu adalah surga. Menemukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan itu bagaimana rasanya? Kaget kan.

Maka setiap kita menemukan kekagetan yang menggembirakan itu adalah rasanya surga. Puncaknya nanti surga di akhirat. Jadi bolehlah kita sebuat pasar kaget ini pasar surga. Semangatnya sampai membawa kita semua ke surga. Insya Allah.

~ by VIQEN on December 9, 2008.

5 Responses to “P A S A R S U R G A”

  1. pasar surga? Semoga rejeki yg dihasilkan membawa berkah dan baik pembeli maupun pedagangnya merupakan calon penghuni surga kelak. Amin.🙂

  2. InsyaAllah ya Mas..
    Semoga saja…

    Amin.

  3. kalau itu pasar surga, pedagangnya para bidadari dong🙂

  4. Semangat dan insyaallhah surga imbalannya dan keuntungan yang didapet untuk memenuhi hasrat duniawinya jadinya
    “Dunia kutaklukkna sedangkan surga dalam genggamanku”…. amiennnn
    aw, biasanya kalo ngadain bazaar or jualan dadakan biasanya keuntungan yang didapt juga mengagetkan ( lumayan maksudnya)😀

  5. Duh kalimatnya blepotan, maksudnya Usaha yang ikhlas insyaallah Surga imbalannya, amien. Seimbang dunia dan akhirat seperti kata buku, Dunia kutaklukkan sedangkan akhirat/surga dalam genggamanku, amieennn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: