PERTAMAX

ya, selalu ada yang pertama
sehingga semuanya memulai
menemui ceritanya sendiri-sendiri
menemukan takdirnya masing-masing
mengakhirinya dengan hikmah
yang bisa dibawa pulang

masa ini membawa kisah
waktu itu membukukan cerita
saat demi saat lewat membawa suratan
tentang kejadian untuk kita
tentang bagaimana bersikap

selalu ada yang pertama
sehingga panggung ini di mulai
dan mengalunlah rangkaian suasana hati itu
dari gejolak amarah yang merah
sampai hati yang pasrah dipenuhi rasa sumringah
diakhiri dengan hikmah di kebun yang betah
menghilangkan lelah melabuhkan keluh kesah

selalu ada yang pertama
sehingga yang kedua datang
yang ketiga tiba juga
yang keempat sempat
yang kelima bisa bersama
yang keenam bisa ikut menanam
yang ketujuh ikut setuju
dan ke delapan datang dengan sopan
menunjukkan kata-kata penuh harapan
untuk sebuah jalan perbaikan

~ by VIQEN on February 9, 2009.

5 Responses to “PERTAMAX”

  1. Selalu ada yg pertama.

    Mau jadi ahli, jg harus berani mencoba.

  2. Berarti sekarang saya yang kedua ya?

  3. harus …

  4. Saya yang ketigaax

  5. tidak harus yang pertama berapapun yang penting tidak pernah terlambat…heheh nah lho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: