Apa Iya???

Saya jadi ingat keluhan istri saya soal layanan PDAM. Masalahnya dari bulan ke bulan cuma itu ke itu saja. Dan lucunya solusi yang diberikan pun itu lagi itu lagi. Dan lebih parahnya lagi, istri saya pun membiarkannya begitu saja, karena bosen ngurusinnya.
Urusan yang lain?
Rasanya jangan terlalu berharap tidak demikian. Jangan berharap akan mendapatkan layanan prima yang memuaskan. Walaupun dalam pikiran positif saya pasti mereka sudah berjuang untuk melayani masyarakat Bandung. Saya juga banyak kenal dengan mereka para pelayan warga Bandung.
Masalahnya ada survey berkaitan kota ternyaman yang menobatkan kota Bandung pada posisi lebih baik dari Jakarta. Bagaimana menurut Anda?

Beragam Respon Masyarakat Soal Bandung Kota Ternyaman
Agus Rakasiwi – detikBandung
Bandung – Suatu hal yang menyenangkan jika Bandung mendapat penilaian positif. Seperti hasil penilaian PT. Mercer Indonesia, sebuah lembaga survey berbasis di Inggris, yang menyebut Bandung menduduki peringkat lebih baik ketimbang Jakarta soal pelayanan publik.
Namun, masyarakat menanggapi berbeda. Pro-kontra pendapat terjadi. Seperti pantauan detikbandung di laman jejaring sosial facebook, misal, beberapa orang menanggapi kritis hasil survey tersebut.
“Kalau disebut kota dengan pelayanan publik terbaik, bagaimana dengan masalah polusi dan kemacetan di Bandung. Kalau kita lihat polusi di kota bandung cukup berbahaya,” ujar pengelola komunitas Common Room Gustaf H. Iskandar saat ditanya pendapatnya soal predikat tersebut, beberapa waktu lalu.
Sebagaimana penelitian Departemen Teknik Lingkungan, polusi udara di Kota Bandung termasuk berbahaya. Kadar hidrokarbon, karbonmonoksida dan Nox mencapai kadar berbahaya. Polusi udara ini disebabkan karena kemacetan dan industri.
Menurut aktivis Walhi, Dadang Sudarja, polusi udara terjadi karena pemerintah kota tidak memperhatikan ruang terbuka hijau.
“Ruang terbuka hijau merupakan salah satu pelayanan kota yang harus ada. Kalau ini saja minim, bagaimana bisa disebut kota sehat,” ujarnya.
Selain masalah lingkungan, publik juga menilai soal infrastruktur kota seperti drainase, air bersih, jalan dan penerangan lampu jalan.
“Bandung itu cepat banjir karena drainase buruk. musim kemarau susah air bersih,” tambah Dadang.(rks/ahy)

Wali Kota Bandung Dada Rosada kembali mengomentari dua survey yang diterima Kota Bandung. Survey KPK menyebutkan Bandung sebagai kota terburuk untuk layanan publik, akan disikapi dengan melakukan perbaikan serta percepatan pelayanan publik.
“Bukan hanya perbaikan tapi juga percepatan. Untuk apa diperbaiki tapi lama, jadi kita selain perbaikan juga percepatan,” ujarnya setelah melantik pejabat di lingkungan Pemkot Bandung, di Balai Kota Jalan Wastukencana, Jumat (13/2/2009).
Sementara untuk survey yang menyatakan Bandung sebagai kota ternyaman dengan kualitas hidup terbaik dari Lembaga Survey Internasional Mercer, Dada menyatakan kebanggaannya mendapatkan hasil tersebut. Untuk itu, kata dia, Pemkot akan berupaya mempertahankan dan meningkatkan Bandung sebagai Kota ternyaman.
Dada mengaku pihaknya tidak pernah dihubungi Mercer. “Justru itu bagusnya. Kita tidak tahu apa yang dinilai, kapan dinilainya. Tiba-tiba keluarnya seperti itu,” katanya.
Saat ditanya bagaimana jika hasil survey itu hanya ditanyakan pada wisatawan saja, Dada menyatakan jika itu terjadi, maka pastinya warga Bandung pun merasa nyaman juga.
“Kalau turis saja nyaman, apalagi masyarakatnya. Jadi tak salah survey ini dilakukan kepada turis dan wisatawan yang ada di Bandung. Contoh Bali, kalau ke Bali kita nyaman, dan pastinya warga sana pun nyaman,” katanya.
Pada kesempatan ini, Dada meminta Sekda Edi Siswadi membacakan hasil survey dari Mercer yang dimuat di sebuah surat kabar nasional terbesar yang terbit pada 28 Januari 2009.
Dalam surat kabar itu disebutkan jika survey dilakukan dengan membandingkan 26 kota yang ada di Indonesia dengan Jakarta. Sektor yang dinilai adalah lingkungan politik, sosial, medis, layanan umum, transportasi, polusi, banjir, dan lain-lain.

~ by VIQEN on February 15, 2009.

3 Responses to “Apa Iya???”

  1. Boss …
    Aku ndak ngeliat survei …
    Yang jelas aku selalu merasa nyaman di Bandung …
    Aku selalu merasa aman di Bandung
    Aku selalu merasa senang di Bandung …

    Macet ? aaahhh itu mah biasa …
    Ndak problem …

    But … suasana Bandung sungguh merupakan suasana yang tidak ada duanya di manapun …

    Salam saya

  2. Bandung?
    Kesan pertama yg saya tangkep dari kota ini adalah ribet lalu lintasnya. Cukup aneh mengingat Bandung punya jurusan planologi di ITB.

  3. Mas, caranya nampilin “Notify me of follow-up comments via email” gmna?

    Makasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: