MEMPERTEMUKAN INVESTOR PEMBERANI DAN PEJUANG INVESTASI

 

Hanya tiga alasan saya menyimpan investasi di sini. Yang pertama adalah profit, yang kedua profit, dan yang ketiga profit. Saya tidak cinta Indonesia.

Saya benar-benar kaget mendengarnya. Berani betul yah bule ini ngomong begitu. Tapi saya segera sadar bahwa deal seperti itulah yang membuat lebih dari lima ribu orang bisa mengais rezeki di perusahaan ini.

Mereka bawa uang dan mendapatkan hasil dari kerja uangnya. Dan negara kita yang konon kaya raya ini terselesaikan satu masalahnya. Yakni pengangguran.

Dan apa ada yang salah kalau mereka tidak cinta Indonesia. Memang kewarganegaraannya Inggris koq. Sangat tepat kalau dia lebih mencintai negara Inggris dari pada negara Indonesia.

Yang salah adalah, kita mencintai negeri kita sendiri atau tidak?

Atau pertanyaan yang membuat saya miris, apakah ada yang mencintai Indonesia ini atau tidak?

Kalau sekarang kita lihat betapa carut marutnya negeri ini, rasanya terjawablah kedua pertanyaan itu.

Beberapa pagi yang lalu saya sempat dengar Bapak Faisal Basri menunjukkan data bahwa sebagian industri yang memberikan lapangan kerja di Indonesia hidup dari modal jangka pendek dari luar. Hal itu biasa disebut ’hot money’. Dan modal asing yang jangka menengah dan panjang jumlahnya lebih sedikit.

Wajar kalau kemudian dunia kerja kita sangat tergantung kepada mau atau tidaknya investasi masuk. Atau menarik atau tidaknya investasi itu masuk. Padahal untuk mensejahterakan dunia kerja diperlukan investasi ang sangat jangka panjang. Seumur dunia ini tetap berputar. Baru pada investasi jenis inilah kesejahteraan pekerja bisa dibicarakan.

 

Apakah bangsa ini cukup miskin untuk sekedar membiayai sektor riil-nya?

Apakah anak-anak bangsa ini terlalu ideot untuk menjalankan amanah investasi?

Untuk menjawab yang pertama cukup kita perhatikan bagaimana kemewahan hadir di negeri ini. Dari jenis kendaraan yang kemewahannya bisa mengalahkan negara termakmur di dunia ini. Alat komunikasi yang fiturnya jauh melebihi produktifitas pemakainya. Kenyamanan hidup yang berlebihan melayani istirahatnya orang-orang yang belum terlalu berat beban kerjanya.

Padahal bangsa Korea memasyarakatkan akunting dan finance ketika krisis melanda dunia ini. Sehingga ada gerakan nasional yang mengumpulkan potensi dana sekecil apapun untuk permodalan industri dalam negerinya. Hingga tumbuhlah industrinya dan selesailah masalah negaranya dan rakyatnya.

Untuk menjawab yang kedua saya membaca sebuah tulisan tentang sekumpulan anak muda yang merencanakan monorail buat solusi transportasi Jakarta. Dengan keberanian dan kreativitasnya mereka kemudian bisa menyusun rencana yang murah namun fantastis.

Semua elemen sudah siap tinggal pengesahan dari pemerintah daerah. Namun entah apa yang terjadi hal itu tidak terlaksana sampai sekarang. Padahal proyek ini mengerakkan potensi industri dalam negeri. Yang membuka keran kemandirian bangsa ini.

Akhirnya tim ini harus melunturkan semangat pengabdiannya kepada negeri ini. Dan memberikan penemuan ini untuk sebuah negara di timur tengah. Semula memang negara ini telah siap mendanai proyek monumental untuk permasalahan transportasi negeri ini.

 

Anak-anak negeri ini yang muda dengan semangatnya dan yang berusia dengan pengalamannya, semua sudah punya kapasitas besar yang terbukti bermanfaat bagi dunia ini. Para investor dan seluruh rakyatnya yang juga bisa berkumpul dan berinvestasi, adalah potensi besar untuk menggulirkan gerak industri dan ekonomi negeri ini. Yang kemudian mengumpulkan seluruh bangsa ini dalam kesejahteraan.

Ya, kita harus pertemukan investor pemberani yang dengan tujuan mulia menafkahkan investasinya untuk kemajuan bangsa ini. Dia tidak takut rugi dan sangat yakin akan tumbuhnya investasi karena niat baiknya itu.

Dan kita pertemukan mereka dengan para pekerja yang semangatnya luar biasa. Siap bekerja dengan totalitas untuk membuat investasi itu berkah dan memberikan hasil berlipat. Selanjutnya membuat industri itu menjadi kuat.

Tapi kenapa itu tidak terjadi???

~ by VIQEN on February 21, 2009.

9 Responses to “MEMPERTEMUKAN INVESTOR PEMBERANI DAN PEJUANG INVESTASI”

  1. selamat malam,kang
    blue comandnya nanti saja
    yang penting blue ingin tahu cabarnya akang?
    salam hangat selalu
    lama tak berkunjung ya,kang

  2. selamat malam….Mau tahu berita terkini tentang pasar modal dan unek-unek investor Indonesia
    Visit http://www.suarainvestor.com/
    Sampaikan pesan ini ke temen-temen kalian semua….salam SuaraInvestor.com

  3. investasi harus punya tujuan

  4. saya ketemu lagi dengan seorang guru dari perbankan. beliau sampaikan ada temannya seorang pengusaha nasional cukup besar yang memilih berinvestasi di Vietnam dibandingkan di Indonesia. alasannya sederhana, TIDAK BISA BERSAING! tidak ada nasionalisme di sini. termasuk dari pekerja kita juga yang tidak memperjuangkan investasi untuk memanjukan bangsa ini.

  5. Harusnya investasi itu dilakukan oleh warga indonesia, bukan oleh kaum pendatang. lama2 habis lah lahan kita oleh mereka.

  6. HHmmm …
    Investor pemberani … tapi juga penuh perhitungan I guess ??

  7. Kang tren …
    aku datang lagi …
    cuma mau bilang …

    Tampilannya keren euy … !!!
    Ekeh suka weiceh …

  8. tapi isinya belum nambah ni om??? sibuk di sektor riil nih… doakan agar bisa keluar dari krisis ini sebagai pemenang. buat kita semua seluruh elemen bangsa ini, merdeka!!!

    om, tapi ngomong2 back to the future nih…

  9. seorang teman angkat kaki dari negara ini dan mengalihkan investasinya ke india. alasannya: nasionalisme bangsa ini pantas dipertanyakan. katanya kalau nasionalisme suatu bangsa rendah, maka jangan harap kemajuan bisa diperoleh dengan mudah meski udah terpampang jelas di depan mata.

    mungkin nasionalisme kita sama seperti bangsa2 lain tapi banyaknya oknum2 yang ga peduli nasionalisme dan mereka notabene pemegang kekuasaan dan pengendali pemerintahan, maka kesannya bangsa kita ga menghargai tanah air sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: